Tingkat Pengangguran Alamiah Menurut Stanley Fischer
Tingkat
Pengangguran Alamiah
Menurut Stanley
Fischer (1997 : 506). Tinkat penganguran alamiah disebut juga tingkat
penganguran pada kondisi penggunaan
tenaga kerja penuh, atau tingkat pengangguran ekuilibrium jangka
panjang, atau tingkat penganguran struktural. Adapun faktor penentu tingkat
penganguran alamiah adalah sehubungan dengan lama dan frekuensi pengangguran
yang terjadi.
Masa pengangguran adalah lamanya menganggur rata-rata
seorang pekerja. Lama pengangguran tersebut tergantung pada (1) organisasi
pasar tenaga kerja, berkenaan dengan ada atau tidak adanya lembaga/penyalur
tenaga kerja ; (2) keadaan demografis dari angkatan kerja ; (3) kemanpuan dan
keinginan para penganggur untuk tetap mencari pekerjaan yang lebih baik ; dan
(4) tersedianya dan bentuk pekerjaan. Jika pekerjaan homogeny, maka seseorang
yang menganggur akan menerima pekerjaan yang pertama kali ditawarkan.
(Rudiger Dornbusch, Stanley Fischer 1997 : 507).
Frekuensi Pengangguran adalah jumlah waktu rata-rata, per periode, dimana seorang
pekerja menjadi penganggur. Faktor penentu Frekuensi pengangguran ini, yang
pertama adalah Perubahan permintaan akan tenaga kerja antar
perusahaan yang berbeda dalam perekonomian. Bahkan apabila permintaan agregat
konstan, sebagian perusahaan akan mengalami pertumbuhan dan sebagian lagi
mengalami kebangkrutan. Perusahaan yang kebangkrutan akan mengalami
pekerjaannya menurun, sedangkangkan perusahaan yang semakin maju akan menyerap
tenaga kerja lebih banyak. Semakin besar perubahan permintaan akan tenaga kerja
ini antar perusahaan yang berbeda, akan semakin tinggi tingkat pengangguran.
Lebih lanjut, perubahan permintaan agregat itu sendiri akan mempengaruhi
perubahan permintaan akan tenaga kerja. Faktor penentu kedua adalah tingkat dimana para pekerja baru
memasuki angkatan kerja, semakin cepat para pekerja baru memasuki angkatan
kerja akan semakin cepat pula laju pertumbuhan angkatan kerja dan dengan begitu
akan menaikkan pengangguran alamiah.
Keempat
faktor yang mempengaruhi lamanya pengangguran dan kedua faktor mempengaruhi
frekuensi pengangguran tersebut merupakan faktor-faktor penentu utama atas
tingkat pengangguran alamiah.

Comments
Post a Comment